Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Antihistamin II

Gambar
Antihistamin II Antihistamin bekerja secara kompetitif dengan histamin terhadap reseptor histamin pada sel, dengan demikian mencegah kerja histamin pada organ target. Antihistamin juga dapat menghambat pelepasan mediator inflamasi. Antihistamin tidak menghilangkan efek histamin yang telah timbul, sehingga lebih berguna untuk pencegahan daripada pengobatan gejala yang ditimbulkan oleh stimulasi histamin. Antihistamin diklasifikasikan sebagai penghambat Hl, H2, dan H3 berdasarkan kemampuan menghambat efek histamin pada jaringan yang reponsif. Mekanisme kerja Antihistamin tipe H1 low sedating merupakan antagonis dari histamin pada reseptor H1, berikatan secara tidak kompetitif, tidak mudah diganti oleh antihistamin, dilepaskan secara perlahan dan kerjanya lebih lama Antihistamin H1 ini, kurang bersifat lipofilik, sangat sedikit menembus sawar darah otak, dan lebih mengikat reseptor H1 di perifer secara lebih spesifik. Beberapa obat ini mempunyai  membrane stabilizing  atau e...

Hematologi I

 HEMATOLOGI Hematologi yaitu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan jaringan limforetikuler serta kelainan-kelainan yang timbul. Hematologi ini mempelajari baik dalam keadaan fisiologik maupun patologik organ-organ sehingga hematologi meliputi bidang ilmu kedokteran dasar maupun bidang kedokteran klinik. Hematologi merupakan divisi tersendiri yang bergabung dengan subdisiplin onkologi medik. Hematologi ini membahas hematologi dasar, klinik dan imunohematologi. Gangguan pada hematologi yaitu gangguan pada pembentukan sel darah merah, meliputi penurunan dan peningkatan jumlah sel (polisitemia). Penurunan pada jumlah sel darah merah ditemukan pada penyakit kronis, seperti penyakit hati, anemia dan leukemia, sedangkan pada polisitemia ditemukan penderita diare, dehidrasi berat, luka bakar, maupun pendarahan berat. Ada 10 pembentukan sel darah yaitu : 1.   Pembentukan sel darah (hemopoiesis) terjadi pada awal masa embrional, sebagian besarnya ...

ANTIHISTAMIN

Gambar
 ANTIHISTAMIN Histamin      Histamin adalah suatu senyawa amina dalam tubuh yang dibentuk dari asam amino histidin oleh pengaruh enzim histidin dekarboksilase. Hampir semua organ dijaringan tubuh mengandung histamin. Zat tersebut terdapat dalam sel-sel tertentu yaitu mastcell, dalam keadaan terikat dan tidak aktif. Histamin atau mudah terkena alergi di sebabkan oleh enzim-enzim yang dapat merusak histamin ditubuh . seperti histaminase dan diamino oksidase lebih rendah dari normal. Antihistamin merupakan obat yang sering dipakai dibidang dermatologi , yaitu yang utama untuk kelainan kronik dan rekuren . Antihistamin adalah zat yang dapat mengurangi atau menghalangi efek histamin terhadap tubuh dengan jalan memblok reseptor histamin.                                                       ...